Foto Kapal Nanggala 402 Tahun 1982 Saat Menuju Indonesia

- 25 April 2021, 06:19 WIB
Kapal Selam Nanggala 402 saat sandar di Port Said Mesir pada tahun 1982.
Kapal Selam Nanggala 402 saat sandar di Port Said Mesir pada tahun 1982. /Sumber foto : Facebook Alfin dari dok. Satsel/

LENSA BANYUMAS - Musibah Kapal Selam KRI Nanggala 402 menyisakan duka mendalam bagi keluarga, bangsa dan negara. Walau pernyataan pejabat TNI tah mengklaim berada di dasar laut dan dengan ditemukan serpihan diduga milik Nanggal 402 namun belum diketahui nasib 53 awak yang menyertainya.

Kini beredar di media sosial kapal saat masih baru KRI Nanggala 402. Dikutip Lensa Banyumas dari akun Facebook Alfin memperlihatkan Kapal Selam Nanggala 402 saat sandar di Port Said Mesir pada tahun 1982.

Saat itu KRI Nanggala dalam perjalanan dari Jerman menuju Indonesia. Foto yang diambil dari dok. Satsel tersebut mengingatkan kapal yang ternyata telah berusia 40 tahun saat pertama kali dioperasikan tahun 1979.

Baca Juga: 4 Alat Teknologi Canggih Diturunkan Dalam Upaya Besar besaran Selamatkan Nanggala 402 dan 53 Awak

Berbagai pendapat pun muncul dengan usia kapal yang dianggapnya sudah tua.

Salah satunya adalah dari akun Dewa ndaru yang menulis dan bertanya : Kenapa ya latihan perang gak pake kapal selam yg baru? Kenapa ya kapal selam yang baru tidak ikut pencarian kapal Nanggala 402 yang tenggelam?.

Sementara akun mas wita berpendapat dan mengutip kalimat dari Kim Jong Un : "Saudaraku Resiko gugur kita sangat tinggi dan harusnya sudah disadari sewaktu ikrar, baik diri sendiri dan keluarga bahwa saya bagian dari pertahanan Negara, untuk itu apapun yang terjadi kita(keluarga) tidak boleh cengeng."

Baca Juga: Dasar Bocah Edan, Musibah KRI Nanggala 402 Buat Bercandaan, Ini Akibatnya

Masih mengutip kalimat dari Kim Jong Un, Mas Wita juga bicara soal niat : "Karena kamu tahu niat pengabdian ku, jangan sedih relakan aku dan jangan biarkan media mengabarkan kerapuhan pertahanan dan kedaulatan objek vital negaraku. "

"Selanjutnya Untuk keluarga Nanggala 402 semoga selalu diberikan ketabahan, kekuatan dan rejeki melimpah, diberikan titik terang agar sang pengabdi selamat dan kembali kepelukan keluarga, berhentilah bagi yang masih menganggap pengabdian sebagai profesi, " ujar mas Wita.

Halaman:

Editor: Sutrisno

Sumber: Facebook Alfin


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X