Pandemi Jadi Tantangan Pelaksanaan Pembelajaran, Nadiem: Guru dan Kurikulum Dituntut Fleksibel

- 3 Mei 2021, 17:32 WIB
Mendikbud dan Ristek Nadiem Anwar Makarim. / Kemendikbud.go.id
Mendikbud dan Ristek Nadiem Anwar Makarim. / Kemendikbud.go.id /

LENSA BANYUMAS - Kesenjangan literasi dan penguasaan teknologi, menjadi tantangan dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran pada masa pandemi.

Menurut Mendikbud dan Ristek, Nadiem Makarim, pandemi menuntut para guru untuk beradaptasi dengan teknologi dan berkreasi dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada siswa dari jarak jauh.

"Inilah yang menjadi tantangan terbesar, yaitu kemampuan dan kompetensi baru para guru, kemampuan dan keinginan mereka untuk mengadopsi teknologi," kata Nadiem seperti dikutip Lensa Banyumas-PIKIRAN RAKYAT.com dari Antara, Senin 3 Mei 2021.

Baca Juga: Jadi Mendikbud Ristek, Nadiem Makarim: Riset dan Teknologi Dekat di Hati Saya

Di samping itu, Nadiem menyebutkan, pandemi menuntut penerapan kurikulum yang fleksibel dan fleksibilitas penggunaan dana pendidikan.

"Pandemi juga menunjukkan bagaimana fleksibilitas anggaran untuk memberikan otonomi pada pendanaan di tingkat sekolah untuk mengambil langkah inovasi terkait kebutuhan sekolah," ujar Nadiem.

Terlepas dari tantangan-tantangan itu, pandemi, kata Nadiem, telah mendorong para guru untuk meningkatkan kemampuan beradaptasi dengan teknologi.

"Para guru dipaksa keluar dari zona nyaman mereka selama ini dan belajar platform baru, serta memahami kekuatan platform baru tersebut dalam memberikan pembelajaran," ucapnya.

Nadiem menambahkan, pandemi juga meningkatkan partisipasi orang tua dalam pendidikan anak. 

Halaman:

Editor: Rama Prasetyo Winoto

Sumber: ANTARA


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X