Fakta Unik Elon Musk yang Jarang Diketahui Banyak Orang

8 April 2021, 17:52 WIB
Elon Musk akan merekrut lebih dari 10.000 tenaga kerja hingga 2022 untuk pabrik terbarunya.*/ Pixabay/Tumisu/ /

LENSA BANYUMAS - Siapa sih yang tidak mengenal Elon Musk, seorang pengusaha yang banyak berinovasi di bidang otomotif sampai antariksa.

Pria yang yang ingin sekali menjelajahi Planet Mars ini, ternyata melalui perjalanan hidup yang panjang. Kita lihat yuk, bagaimana perjuangannya sehingga bisa menjadi seperti sekarang ini.

1. Mengisi Masa Kanak-kanak dengan Membaca Buku

Pada umur 8 tahun, Elon membaca buku 10 jam setiap hari. Bahkan pada umurnya yang sekarang ini, dia sudah membaca seluruh Ensiklopedia Britannica. Saking rajinnya membaca, dia kerap kali kehabisan buku di perpustakaan.

Baca Juga: Fantastis, ini Harga Tesla Yang Jadi Mobil Patroli Polisi

Saat ini, Elon tinggal bersama ayahnya setelah orangtuanya berpisah. Masa kecilnya juga mengalami perundungan, bahkan dirinya sempat terdorong dari tangga oleh ulah temannya.

Sebelum menginjak umur 12 tahun, Elon belajar bahasa dasar pemograman dan berhasil membuat video game dan sudah bisa menjualnya.

Pada saat itu dia bercita-cita mulia untuk membantu krisis kemanusiaan, dan akhirnya ayahnya membawanya ikut bekerja sebagai teknisi.

Baca Juga: Indonesia Siap Bangun Kerja Sama Pertahanan Yang Lebih Kuat Dengan Korsel

2. Masa Remaja yang Penuh Perjuangan

Elon akhirnya mendapatkan kewarganegaraan Kanada dan bekerja di sana, serta tinggal dengan saudaranya.

Bahkan sempat bekerja sebagai pembersih debu, di sebuah ruang uap. Pada umur 18 dia mulai masuk kuliah di Ontario, dan bekerja sambilan sebagai Bankir.

Baca Juga: Ini Inovasi Anak Negeri, Kendaraan Peluncur Roket R Han Perkuat Alutsista

Akibat kegigihanya, Elon bisa berkuliah untuk dua gelar sekaligus di bidang ekonomi dan fisika.

Dia terus mengembangkan bakat hingga lulus dan bekerja di bidang pemograman video game. Hingga akhirnya, sengaja keluar saat baru 2 hari menjalani pendidikan Phd untuk bisa bekerja bersama saudaranya membangun start up dibidang kesehatan.

3. Mengembangkan Proyek Antariksa

Pada tahun 2000, Elon belajar pembuatan roket ke luar angkasa dengan cara membaca buku dan mendekati salah satu perusahaan antariksa di Los Angeles.

Kemudian tahun 2001, dia berkunjung ke Rusia dan membeli sebuah roket untuk diterbangkan ke Mars. Tetapi keinginannya itu terpaksa diurungkannya, karena harganya terlalu mahal.

Akhirnya, Elon memutuskan untuk membuat spaceX agar bisa menciptakan roket sendiri.

Setelah 3 kali percobaannya gagal menerbangkan roket karena meledak, SpaceX terancam bangkrut. Namun pada percobaan ke-4, Elon berhasil menerbangkan roketnya dan mendapatkan dana investasi dari NASA sebesar 1.6 miliar Dolar Amerika.

Elon berjanji akan mendaratkan manusia di Mars, sebelum tahun 2031. Sebagai seorang pengusaha sekaligus ilmuan cerdas, Elon juga pernah mengalami kegagalan.

Ada baiknya kita belajar dari Elon yang tetap gigih mengejar cita-citanya, meski banyak mengalami kegagalan sebelumnya.***

Editor: Dedy Sudianto

Tags

Terkini

Terpopuler