Untuk Revitalisasi Ekonominya, El Salvador Cari Pendanaan IMF

4 Maret 2021, 22:28 WIB
Menteri Keuangan El Salvador Alejandro Zelaya. / @AlejandroZelay9 /

Lensa Banyumas - Menteri Keuangan El Salvador Alejandro Zelaya mengatakan, pihaknya sedang berbicara dengan Dana Moneter Internasional (IMF) tentang mengamankan pembiayaan sekitar  1,3 miliar dolar amerika untuk merevitalisasi ekonominya.

Menurutnya, El Salvador ingin mendapatkan fasilitas pendanaan selama 36 bulan yang disetujui oleh IMF, serupa dengan program yang diumumkan minggu kemarin untuk sesama negara Amerika Tengah yaitu Kosta Rika.

“Ini akan membantu kami memanfaatkan kesenjangan anggaran untuk 2021, 2022 dan 2023” dan membantu menurunkan biaya tertinggi yang terkait dengan utang El Salvador," kata Zelaya seperti dilansir Lensa Banyumas-Pikiran Rakyat.com dari Reuters.

Baca Juga: Akibat Kudeta Militer, Uni Eropa Tangguhkan Dana Pembangunan Untuk Myanmar

Obligasi dolar El Salvador melonjak pada hari Selasa, setelah Presiden Nayib Bukele, mengumumkan kemenangan telak dalam pemungutan suara hari Minggu kemarin.

Dan mengatakan partai dan sekutunya telah mengamankan mayoritas terbesar dalam sejarah negara.

“Apa yang dicapai oleh Partai Ide Baru (yang berkuasa) dan Presiden Bukele pada hari Minggu benar-benar merupakan kesempatan emas bagi perekonomian El Salvador untuk lepas landas,” pungkas Zelaya.

Fitch Ratings mengumumkan hasil pemilu legislatif mengakhiri kemacetan politik yang telah menghambat implementasi kebijakan dan mengganggu kemampuan El Salvador untuk memanfaatkan pendanaan eksternal.

"Kemacetan itu menyebabkan ketergantungan yang berlebihan pada pinjaman pasar domestik untuk memenuhi kebutuhan pendanaan pemerintah yang tinggi, mendorong biaya pinjaman lebih tinggi,"jelas Lembaga Pemeringkat itu.

Menkeu Zelaya mengatakan pembiayaan dari pemberi pinjaman multilateral internasional harus membuat hutang El Salvador dan pengeluaran publik berkelanjutan.

Untuk 2021, negaranya  membutuhkan pembiayaan sekitar 2 miliar dolar Amerika, termasuk rencana pengelolaan utang jangka pendek.

"Reformasi integral dari sistem pensiun El Salvador dibutuhkan agar pensiun tidak membebani keuangan pemerintah," kata Zelaya.

Meskipun belum ada kesepakatan yang dicapai, IMF berpotensi mencairkan hingga 450 juta dolar Amerika tahun ini, di atas komitmen sebelumnya sebesar 250 juta dolar Amerika dari Bank Pembangunan Inter-Amerika, 200 juta dolar Amerika dari Bank Dunia dan 600 juta dolar Amerika dari Bank Amerika Tengah untuk Integrasi Ekonomi.

Ditanya kapan kemungkinan kesepakatan dengan IMF diselesaikan, Zelaya menambahkan masih terlalu dini untuk mengatakannya.

“Kami sedang bekerja untuk mencapai kesepakatan. Dibutuhkan dua,"imbuhnya.***

Editor: Rama Prasetyo Winoto

Sumber: REUTERS

Tags

Terkini

Terpopuler