Atasi Kemacetan saat Lebaran, Kadinhub Banyumas Berharap Jalan Tol Pejagan - Cilacap Segera Terwujud

- 17 April 2024, 14:32 WIB
Petugas Dishub Banyumas saat memantau kemacetan di wilayah Kecamatan Ajibarang saat arus balik Lebaran, beberapa waktu lalu.
Petugas Dishub Banyumas saat memantau kemacetan di wilayah Kecamatan Ajibarang saat arus balik Lebaran, beberapa waktu lalu. /HUMAS PEMKAB BANYUMAS

LENSA BANYUMAS - Arus lalu lintas dalam kegiatan arus mudik dan arus balik di Wilayah Banyumas masih menyisakan titik kemacetan yang berada di Wilayah Ajibarang. Untuk wilayah kota dan sekitarnya dapat dikendalikan oleh petugas baik dari Polres, Dishub dibantu personil TNI dan oragnisasi masyarakat sehingga terlihat cukup ramai lancar.

Adapun untuk beberapa lokasi yang berpotensi macet, seperti di Simpang Pasar Patikraja dan Simpang Kaliori sudah mulai dapat diatasi sehingga tidak terjadi kemacetan panjang seperti tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas, Agus Sriyono mengatakan, untuk wilayah perkotaan yang dikendalikan STCS berjalan cukup lancar, seperti di Sokaraja dan tempat tertentu yang lain relatif lancar.

"Untuk wilayah Patikaraja, Simpang Pegalongan dan Kaliori sudah dilakukan integrasi dan berjalan cukup ramai lancar dengan koordinasi Polresta Banyumas untuk melakukan managemen dan rekayasa lalu lintas, sehingga arus lintas tahun ini tidak terjadi kemacetan yang begitu panjang sebagaimana tahun lalu," jelasnya.

Baca Juga: Apel Kesadara Korpri, Pj Bupati Banyumas Ingatkan soal Kemiskinan, AKI hingga Stunting

Menurutnya yang menjadi titik berat lalu lintas ada di jalan nasional di wilayah Kecamatan Ajibarang akibat kemacetan yang ada di Bumiayu.

"Arus lalu lintas melalui jalur Selatan Pejagan - Bumiayu - Ajibarang - Kebumen - Yogyakarta, masih terjadi hambatan kelancaran seperti ruas Bumiayu - Pejagan yang pada arus balik mengalami antrean dan kemacetan pada 13 sampai 16 April, karena banyak faktor penyebab, antara lain volume arus lalu lintas melebihi kapasitas jalan, hambatan samping seperti banyaknya simpang prioritas yang diatur warga, keluar masuk rumah makan, SPBU dan lokasi wisata, pengguna jalan yang sengaja menggunakan jalur berlawanan (ngeblong) yang menjadi lalu lintas tambah terganggu, kendaraan mogok dan kejadian laka lalulintas yang semuanya menjadikan antrean dan kemacetan di ruas Ajibarang - Bumiayu - Pejagan," terangnya.

Banyaknya faktor penyebab kemacetan pada masa lebaran di jalur Selatan, maka solusi yang perlu menjadi pertimbangan adalah segera terwujudnya jalan tol dari Pejagan - Cilacap.

"Pembangunan jalan tol Pejagan - Cilacap tidak hanya digunakan pada masa lebaran saja, tetapi volume lalu lintas yang terus meningkat dan jika dilakukan pelebaran jalan, masih akan menjadi permasalahan karena banyaknya hambatan samping sepanjang jalur teresebut. Jika jalan tol Pejagan - Cilacap bisa terwujud, maka kelancaran lalu lintas dan perekonomian di jalur selatan akan semakin meningkat sejalan dengan kelancaran mobilitas angkutan orang dan barang dari berbagai wilayah," lanjutnya.

Halaman:

Editor: A Wahyudi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini