Gunung Merapi Keluarkan 16 Kali Guguran Lava

- 2 April 2021, 14:31 WIB
Gunung Merapi. / Bpptkg
Gunung Merapi. / Bpptkg /

LENSA BANYUMAS - Gunung Merapi terpantau mengeluarkan 16 kali guguran lava dengan jarak luncur maksimal 700 meter ke arah barat daya.

Hal itu terlihat dari pengamatan periode bpukul 00.00 sampai dengan 06.00 WIB pada hari Jumat 2 April 2021.

Menurut Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida, awan panas guguran pada pengamatan pertama terjadi pada pukul 04.13 dan 04.28 WIB dengan jarak luncur sejauh lebih kurang 900 meter ke arah barat daya.

Baca Juga: Percepatan Vaksinasi Lansia Butuh Peran Serta Seluruh Elemen Masyarakat

"Tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimum 15 mm dan durasi maksimum 84 detik," kata Hanik seperti dikutip Lensa Banyumas-PIKIRAN RAKYAT.com dari ANTARA. 

Selanjutnya, awan panas guguran kembali terpantau pada pukul 05.00 WIB dengan jarak luncur 1.500 meter ke arah barat daya, amplitudo maksimum 35 mm, serta durasi 142 detik.

BPPTKG juga mencatat 3 kali gempa awan panas guguran dengan amplitudo 15-35 mm selama 67-142 detik, 39 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-28 mm selama 17-66 detik dan satu kali gempa hembusan dengan amplitudo 7 mm selama 16 detik.

Hingga saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.

Guguran lava dan awan panas Gunung Merapi diperkirakan berdampak pada wilayah dalam sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng dan Putih.

Apabila gunung api itu meletus, lontaran material vulkaniknya dapat menjangkau radius tiga kilometer dari puncak gunung.***

Editor: Rama Prasetyo Winoto

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkini