Tukang Parkir Zaman Now Ini, Terima Pembayaran Lewat QRIS

- 30 Januari 2022, 11:00 WIB
Tangkapan layar unggahan @vabyo di twitter yang mengunggah foto juru parkir di Alun-alun Astina Gianyar Bali yang terima pembayaran dengan QRIS
Tangkapan layar unggahan @vabyo di twitter yang mengunggah foto juru parkir di Alun-alun Astina Gianyar Bali yang terima pembayaran dengan QRIS /Lensa Banyumas/


LENSA BANYUMAS- Seorang tukang parkir di Alun-alun Astina, Gianyar Bali, kini tidak menerima uang cash. Untuk membayar jasa parkir di kawasan tersebut, para penggunanya bisa menggunakan e-payment lewat scan QRIS yang dikalungkan di lehernya.

Foto si tukang parkir zaman now itu, diunggah pemilik akun twitter @vabyo, Jumat 28 Januari 2022 lalu. "Maap, gak nerima cash" tulis Valiant Budi pada keterangan foto unggahannya.

Dalam kolom komentar, Valiant menjelaskan bahwa tarif parkirnya masih standar hanya Rp 1.000. Para pengendara yang parkir di sana, cukup scan kode QRIS dan langsung bisa membayar parkir tanpa mengeluarkan uang tunai dari kantong saku.

Baca Juga: Buat Iklan Tiktok Untuk Pemula, Ini Caranya Yang Paling Mudah

Sebelum banyak warganet bertanya-tanya apakah transaksi senilai Rp 1.000 bisa dilakukan dengan QRIS, Valiant langsung membagikan tautan terkait hal itu. Dalam tautan tersebut dijelaskan bahwa QRIS sudah memberikan persetujuan kepada beberapa penyelenggara jasa sistem pembayaran untuk dapat melakukan transaksi minimal Rp1 - Rp1.000.

Unggahan itu, mendapat banyak respon pada kolom komentar. Banyak warganet yang ikut menceritakan pengalaman serupa di tempat berbeda.

"Kemarin di Malioboro juga liat ada tukang becak yang gantungan QRIS" tulis @leony_ip.

Baca Juga: Cara Membuat Akun Facebook Baru di HP, Berikut Langkah Mudahnya

"Besok pengamen juga pake QRIS" kata @rifkirid.

"Waktu di luar negeri pernah nemuin, pengemis bawa tablet buat pajang barcode dan hampir semua pengemis begitu" tulis pemilik akun @ikut_ mendengar.

Editor: Dedy Sudianto

Sumber: Twitter


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah