Lima Vaksin Covid 19 yang Jadi Booster Homolog dan Heterolog, BPOM Sebutkan Jenisnya

- 11 Januari 2022, 15:15 WIB
BPOM sampaikan lima jenis vaksin booster.
BPOM sampaikan lima jenis vaksin booster. /BPOM RI/

LENSA BANYUMAS - Badan POM secara resmi memberikan persetujuan pada lima Vaksin Covid 19 yang dapat digunakan sebagai booster homolog (vaksin booster sama dengan vaksin primer) dan heterolog (vaksin booster berbeda dengan vaksin primer).

BPOM menyebut, kelima vaksin Covid 19 yang dimaksud adalah CoronaVac, Comirnaty oleh Pfizer, AstraZeneca, Moderna, dan Zifivax seperti ditulis akun BPOM, Senin,10 Januari 2022.

Dalam Konferensi Pers Vaksin COVID-19 Booster Kepala Badan POM mengatakan soal persetujuan vaksin booster tersebut.

Baca Juga: Ini 9 Produk Kosmetika yang Mengandung Merkuri Paling Banyak di Pasaran, BPOM: Waspadai!

Persetujuan ini didasarkan pada data imunogenisitas dari hasil pengamatan uji klinik terkini yang menunjukan adanya penurunan kadar antibodi yang signifikan terjadi setelah 6 bulan pemberian vaksin primer.

Sesuai dengan rekomendasi WHO, pemberian vaksin dosis booster lanjutan ini juga diutamakan untuk populasi yang berisiko tinggi.
Populasi yang dimaksud mencakup lansia, tenaga kesehatan, dan kelompok individu yang memiliki masalah sistem imun/kekebalan (immunocompromized).

CoronaVac, Pfizer, dan AstraZeneca merupakan vaksin yang bersifat homolog dalam arti hanya mereka yang vaksin primernya merupakan salah satu dari tiga vaksin tersebut, yang boleh mendapatkan booster tersebut.

Moderna bersifat homolog dan heterolog, bisa digunakan oleh mereka yang menerima vaksin primernya moderna atau berbeda, sedangkan Zifivax merupakan vaksin heterolog.***


 

Editor: Ady Purwadi

Sumber: BPOM RI


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini