Kabar Terbaru, Vaksinasi Booster untuk Lansia Sekarang Intervalnya 3 Bulan

- 22 Februari 2022, 20:10 WIB
Vaksin booster untuk lansia sekarang intervalnya minimal 3 bulan.
Vaksin booster untuk lansia sekarang intervalnya minimal 3 bulan. /Hanief Syailendra/

LENSA BANYUMAS - Jika sebelumnya untuk bisa mendapatkan vaksinasi booster, kelompok lansia harus menunggu selama 6 bulan dari dosis lengkap diterima, kini ada aturan baru.

Kementerian Kesehatan menerbitkan ketentuan baru yang mengatur interval waktu vaksinasi booster bagi kelompok lansia bisa diberikan minimal 3 bulan setelah menerima vaksinasi dosis lengkap.

Kabar terbaru dari aturan baru ini tertuang dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor SR.02.06/II/ 1123 /2022 tentang Penyesuaian Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 Dosis Lanjutan (Booster) bagi Lansia.

Baca Juga: Cek Fakta: Vaksin Booster Berbayar, Ini Kata Kemenkominfo

Surat edaran ini sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Nomor HK.02.02/II/252/2022 tentang Vaksinasi COVID-19 Dosis Lanjutan (Booster) tanggal 12 Januari 2022.

Disamping sebagai hasil rekomendasi dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional No ITAGI/SR/5/2022 yang dikeluarkan pada tanggal 21 Februari 2022.

Dikutip dari laman sehatnegeriku.kemenkes.go,id, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19, Siti Nadia Tarmizi menyebut vaksinasi booster lansia akan menyesuaikan ketersediaan.

Artinya, bisa secara homolog dan heterolog dengan bergantung ketersediaan vaksin di masing-masing daerah.

Pada prinsipnya menurut dia, seluruh jenis vaksin yang telah mendapatkan EUA dari BPOM serta rekomendasi dari ITAGI bisa digunakan untuk percepatan vaksinasi booster lansia.

Tapi karena vaksin Sinovac jumlahnya terbatas dan diperuntukkan bagi sasaran anak usia 6-11 tahun, maka untuk booster ini dapat menggunakan vaksin selain Sinovac.

"Percepatan vaksinasi baik primer maupun booster perlu dilakukan mengingat pasien COVID-19 yang meninggal sebagian besar adalah masyarakat yang belum divaksinasi, lansia dan orang dengan penyakit penyerta," jelas dia.***

Editor: Ady Purwadi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini