Rencana Produksi Massal Vaksin Merah Putih, Mardani Ali: Harus Diiringi Dengan Sejumlah Hal ini

12 November 2021, 10:46 WIB
Mardani Ali Sera menyoroti rencana vaksin merah putih yang akan diproduksi massal 2022. /Instagram.com/@mardanialisera

LENSA BANYUMAS - Vaksin Merah Putih akan segera menjalani uji klinis pada Desember 2021 mendatang namun di lain sisi Indonesia masih banyak membutuhkan infrastruktur.

Legislator Mardani Ali Sera melihat
jika ingin mengembangkan riset dan mandiri dalam memenuhi kebutuhan kesehatan bangsa, maka harus ada perbaikan yang menyeluruh.

"Dengan jumlah penduduk yg mencapai 273,5 juta, untuk jangka panjang Indonesia mesti bisa mandiri dalam 2 hal," katanya.

Baca Juga: Pemilu 2024 Sudah Ada Kesepakatan, Mardani Ali Sera: Tanpa ada Dasar Kuat Tolak Perpanjangan

Ia mencontohkan seperti ketersediaan pangan hingga sarana kesehatan.

"Melalui vaksin merah putih kita melihat, masih banyak infrastruktur yang perlu dibenahi jika ingin mengembangkan riset & mandiri dlm memenuhi kebutuhan kesehatan bangsa," jelasnya.

Dalam akun twitternya ia menyebut, harus ada perbaikan maupun pengembangan iklim riset serta target yang menyeluruh.

"Terlebih kita masih berkutat dengan berbagai perubahan nomenklatur lembaga dan ini tidak kondusif. Tapi tak ada alasan, kemandirian harus bisa kita wujudkan," tulis dia.

Karenanya politisi PKS ini menyebut, apabila benar 2022 akan ada produksi massal  untuk vaksin merah putih, harus diiringi dengan sejumlah hal.

Sehingga katanya tidak ada lagi kasus dosis vaksin seperti di Kabupaten Kudus dan NTT.

"Jika benar 2022 nanti vaksin merah putih akan diproduksi secara massal, iringi dengan meningkatkan koordinasi antarlevel pemerintah agar kasus vaksin kadaluwarsa tidak terulang. Jangan ada lg kasus tdk terpakainya 4rb dosis vaksin di Kab. Kudus & yg terakhir di prov NTT," jelasnya.***

Editor: Ady Purwadi

Sumber: Twitter @MardaniAliSera

Tags

Terkini

Terpopuler